Fungsi Pialang Asuransi

  1. Mengenal dan menganalisa resiko yang dimiliki Tertanggung
  2. Memberikan saran bagaimana menangani resiko kepada Tertanggung
  3. Mendesain program asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Tertanggung
  4. Menyeleksi perusahaan asuransi dari segi kekuatan keuangan (“security approach”) dan segi komitmen serta reputasi
  5. Mempresentasikan resiko dan menegosiasikan ruang lingkup jaminan yang luas serta premi yang bersaing kepada perusahaan Asuransi
  6. Memantau kondisi dan situasi setiap adanya perubahan dalam industri asuransi secara konsisten
  7. Membantu dan menangani klaim yang terjadi dari segi prosedur dan dokumentasi serta menegosiasikan nilai klaim yang wajar dan memadai bagi Tertanggung
  8. Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman serta jumlah porto-folio bisnis yang besar, memudahkan Broker dalam menegosiasikan luas jaminan dan harga premi, dibanding dengan Nasabah (bila Nasabah berhubungan dan berhadapan langsung dengan perusahaan asuransi)